<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT Mersifarma TM &#187; TBC</title>
	<atom:link href="https://www.mersifarma.com/?feed=rss2&#038;tag=tbc" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mersifarma.com</link>
	<description>Good Quality Improves Life&#039;s Quality</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2026 12:25:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.1.41</generator>
	<item>
		<title></title>
		<link>https://www.mersifarma.com/?p=1082</link>
		<comments>https://www.mersifarma.com/?p=1082#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2017 08:45:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adminmersi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[tb]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<category><![CDATA[tuberculosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mersifarma.com/?p=1082</guid>
		<description><![CDATA[Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 9,4 juta orang terserang TB aktif pada 2008, naik dari 9,27 juta pada 2007 dan 9,24 juta orang pada 2006. Di antara ke-15 negara yang memiliki angka tertinggi penularan TB pada 2007, 13 berada di Afrika, sementara separuh dari semua kasus baru berada di enam negara Asia — Bangladesh, [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p class="rtejustify">Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 9,4 juta orang terserang TB aktif pada 2008, naik dari 9,27 juta pada 2007 dan 9,24 juta orang pada 2006. Di antara ke-15 negara yang memiliki angka tertinggi penularan TB pada 2007, 13 berada di Afrika, sementara separuh dari semua kasus baru berada di enam negara Asia — Bangladesh, China, India, Indonesia, Pakistan, dan Filipina. TB adalah penyebab kematian tertinggi ketujuh di negara miskin.</p>
<blockquote>
<h3 class="rtecenter"><strong><em>&#8220;Tuberkulosis adalah satu dari tiga penyakit utama yang berkaitan erat dengan kemiskinan, yang dua lagi adalah AIDS dan malaria&#8221;,</em> </strong><em>demikian yang dikutip dari laporan kantor berita Inggris, Reuters.</em></h3>
</blockquote>
<h4></h4>
<h4>Fakta mengenai tuberkulosis</h4>
<ol>
<li>Tuberkulosis menyebar dengan mudah melalui udara. Ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara atau meludah, mereka mengeluarkan bakteri tersebut. Sedikit saja bakteri itu sudah cukup untuk menimbulkan penularan. Satu orang di dunia menjadi orang yang baru terinfektisi TB setiap detik.</li>
<li>Hampir semua penularan TB tersembunyi, pembawanya tak memperlihatkan gejala dan mereka tidak terinfeksi. Namun, satu dari 10 orang akan terserang TB sepanjang hidupnya terutama karena melemahnya sistem kekebalan tubuh.</li>
<li>Dari 1,8 juta kematian pada 2008, atau 4.930 kematian per hari, setengah juta adalah pasien AIDS. TB kebanyakan menyerang orang dewasa muda yang berada pada masa paling produktif mereka. Mayoritas besar kematian akibat TB terjadi di dunia berkembang. Lebih dari separuhnya terjadi di Asia.</li>
<li>Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 9,4 juta orang terserang TB aktif pada 2008, naik dari 9,27 juta pada 2007 dan 9,24 juta orang pada 2006. Di antara ke-15 negara yang memiliki angka tertinggi penularan TB pada 2007, 13 berada di Afrika, sementara separuh dari semua kasus baru berada di enam negara Asia &#8212; Bangladesh, China, India, Indonesia, Pakistan dan Filipina.</li>
<li>TB adalah penyebab kematian tertinggi ketujuh di negara miskin.</li>
<li>Rata-rata pasien TB kehilangan tiga sampai empat bulan masa kerja dan sebanyak 30 persen penghasilan rumah tangga tahunan. Bank Dunia memperkirakan penyakit tersebut menghilangkan empat hingga tujuh persen penghasilan domestik kotor di sebagian negara yang paling parah terserang.</li>
<li>TB yang tahan obat disebabkan oleh pengobatan yang setengah-setengah dan tidak berkelanjutan seringkali terjadi karena pasien menghentikan pengobatan sebab mereka mulai merasa lebih baik.</li>
<li>Bentuk TB yang paling berbahaya ialah TB yang tahan banyak obat (MDR-TB), yaitu TB yang tahan setidaknya terhadap isoniazid dan rifampicin, dua obat anti-TB yang paling kuat.</li>
<li>Angka MDR-TB tinggi di beberapa negara, terutama di India, China dan bekas Uni Sovyet, dan mengancam upaya pengendalian TB. MDR-TB pada hakekatnya ada di semua negara yang disurvei oleh WHO.</li>
<li>TB yang tahan obat secara luas, atau XDR-TB, adalah jenis TB yang relatif jarang. Antara 35 persen dan 50 persen pasien TB jenis itu meninggal.</li>
</ol>
<p style="text-align: right;"><em>(source: kompas.com)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://www.mersifarma.com/?feed=rss2&#038;p=1082</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>https://www.mersifarma.com/?p=1103</link>
		<comments>https://www.mersifarma.com/?p=1103#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2017 08:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adminmersi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[tb]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<category><![CDATA[tuberculosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mersifarma.com/?p=1103</guid>
		<description><![CDATA[Infeksi tuberculosis (TBC) tidak hanya menyerang paru-paru dan saluran pernapasan. Jika tidak diobati dengan baik, penyakit ini akan memburuk dan bisa memicu komplikasi yang cukup serius di organ lain termasuk tulang dan bahkan otak. Beberapa komplikasi yang sering ditemukan pada pasien TBC atau TB antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Mayo Clinic dan Everydayhealth. [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="panel-col-bottom panel-panel">
<div class="inside">
<div class="field field-name-body field-type-text-with-summary field-label-hidden">
<div class="field-items">
<div class="field-item even">
<p><strong>Infeksi <em>tuberculosis</em> (TBC)</strong> tidak hanya menyerang paru-paru dan saluran pernapasan. Jika tidak diobati dengan baik, penyakit ini akan memburuk dan bisa memicu komplikasi yang cukup serius di organ lain termasuk tulang dan bahkan otak.</p>
<p><strong>Beberapa komplikasi yang sering ditemukan pada pasien TBC atau TB </strong>antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Mayo Clinic dan Everydayhealth.</p>
<p><strong>1. Kerusakan tulang dan sendi</strong></p>
<p>Nyeri tulang punggung dan kerusakan sendi bisa terjadi ketika infeksi kuman TB menyebar dari paru-paru ke jaringan tulang. Dalam banyak kasus, tulang iga juga bisa terinfeksi dan memicu nyeri di bagian tersebut.</p>
<p><strong>2. Kerusakan otak</strong></p>
<p>Kuman TB yang menyebar hingga ke otak bisa menyebabkan meningitis atau peradangan pada selaput otak. Radang tersebut memicu pembengkakan pada membran yang menyelimuti otak dan seringkali berakibat fatal atau mematikan.</p>
<p><strong>3. Kerusakan hati dan ginjal</strong></p>
<p>Hati dan ginjal membantu menyaring pengotor yang ada adi aliran darah. Fungsi ini akan mengalami kegagalan apabila kedua organ tersebut terinfeksi oleh kuman TB.</p>
<p><strong>4. Kerusakan jantung</strong></p>
<p>Jaringan di sekitar jantung juga bisa terinfeksi oleh kuman TB. Akibatnya bisa terjadi cardiac tamponade, atau peradangan dan penumpukan cairan yang membuat jantung jadi tidak efektif dalam memompa darah dan akibatnya bisa sangat fatal.</p>
<p><strong>5. Gangguan mata</strong></p>
<p>Ciri-ciri mata yang sudah terinfeksi TB adalah berwarna kemerahan, mengalami iritasi dan membengkak di retina atau bagian lain.</p>
<p><strong>6. Resistensi kuman</strong></p>
<p>Pengobatan dalam jangka panjang seringkali membuat pasien tidak disiplin, bahkan ada yang putus obat karena merasa bosan. Pengobatan yang tidak tuntas atau tidak disiplin membuat kuman menjadi resisten atau kebal, sehingga harus diganti dengan obat lain yang lebih kuat dengan efek samping yang tentunya lebih berat.</p>
<p style="text-align: right;"><em>(Sources : Detik Health)</em></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://www.mersifarma.com/?feed=rss2&#038;p=1103</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>https://www.mersifarma.com/?p=1096</link>
		<comments>https://www.mersifarma.com/?p=1096#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2017 08:50:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adminmersi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[tb]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<category><![CDATA[tuberculosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mersifarma.com/?p=1096</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="panel-col-bottom panel-panel">
<div class="inside">
<div class="field field-name-body field-type-text-with-summary field-label-hidden">
<div class="field-items">
<div class="field-item even">
<p class="rtejustify">Penyakit <em>Tuberkulosis</em> (<strong>TBC atau TB</strong>) adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP).</p>
<p class="rtejustify">Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru dibandingkan bagian lain tubuh manusia.</p>
<p class="rtejustify">Infeksi TBC dilaporkan meningkat secara drastis pada dekade terakhir ini di seluruh dunia. Demikian pula di Indonesia, Tuberkulosis / TBC merupakan masalah kesehatan, baik dari sisi angka kematian (<em>mortalitas</em>), angka kejadian penyakit (<em>morbiditas</em>), maupun diagnosis dan terapinya. Dengan penduduk lebih dari 200 juta orang, <strong><em>Indonesia menempati urutan ketiga setelah India dan China</em></strong> dalam hal jumlah penderita di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia.</p>
<h4>Gejala Penyakit TBC</h4>
<p class="rtejustify">Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru, sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik.</p>
<h4>Gejala sistemik/umum</h4>
<ul type="disc">
<li>Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.</li>
<li>Penurunan nafsu makan dan berat badan.</li>
<li>Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).</li>
<li>Perasaan tidak enak (<em>malaise</em>), lemah.</li>
</ul>
<h4>Gejala khusus</h4>
<ul type="disc">
<li>Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara &#8220;mengi&#8221;, suara nafas melemah yang disertai sesak.</li>
<li>Kalau ada cairan dirongga <em>pleura</em> (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.</li>
<li>Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.</li>
<li>Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai <em>meningitis</em> (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.</li>
</ul>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://www.mersifarma.com/?feed=rss2&#038;p=1096</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
